Cari Blog Ini

Rabu, 28 November 2018

DOA NABI YUSUF AS


Setiap manusia tentunya memiliki berbagai masalah, persoalan hidup. Beratnya masalah yang kita hadapi sering kali membuat kita stres, frustasi, terasa buntu harus bagaimana lagi.
Tapi sebagai orang yang beriman, tawakal dan doa adalah senjata menghadapi persoalan dan memikul beban hidup.
Karena beratnya hidup dan persoalan telah dihadapi orang orang terdahulu. Begitupun para nabi yang menjadi manusia pilihan, seperti dikisahkan dalam Hadits dari Ibnu Umar RA yang diriwayatkan Ibnu Marduwaih
Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “ Suatu ketika Nabi Yusuf AS dicampakkan ke dalam sumur,
Kemudian malaikat Jibril AS datang dan berkata," Hai Nak, siapa yang mencampakkan kau ke dalam sumur ini?"
Nabi Yusuf pun menjawab, " saudara-saudara saya,"
Jibril bertanya kembali," Kenapa?",
Dia menjawab, " mereka iri dengan curahan cinta ayah terhadap saya,"
Jibril bertanya, " Engkau ingin keluar dari sini?"
Nabi Yusuf menjawab," itu saya pasrahkan pada Tuhan Yaqub,"
Jibril kemudian berkata, " Kalau begitu bacalah doa ini,"
Malaikat Jibril pun mengajarkan doa kepada Nabi Yusuf AS, yaitu:
"Alloohumma inni as-aluka bismika wal-makhzuun al-maknuun, yaa badii'as-samaawaati wal-ardhi yaa dzal-jalaali wal-ikroom, an taghfiro lii dzunuubii wa tarhamanii, wa an taj'ala lii min amrii farojan wa makhrojaa, wa an tarzuqonii min haitsu ahtasibu wa min haitsu laa ahtasib".
Artinya :
"ya Alloh, hamba memohon kepada-Mu, berkat nama-Mu yang tersimpan dan terpelihara, wahai pencipta langit dan bumi, wahai pemilik keagungan dan kemuliaan, agar Paduka mengampuni dosa-dosa hamba dan mengasihi hamba, agar Paduka menjadikan bagi urusan hamba ini celah dan jalan keluar, dan agar Paduka memberi rezeki kepada hamba dari sumber yang hamba perkirakan maupun yang tidak hamba sangka-sangka".
Kemudian melalui rombongan  kafilah yang melintas  datanglah pertolongan Allah SWT. Mereka mengangkat nabi Yusuf AS yang didapatinya saat menimba air dari sumur tersebut. Begitulah jalan keluar untuk nabi Yusuf AS dari persoalan yang dihadapinya.
Rosululloh Nabi Muhammad SAW menganjurkan agar kita biasa merutinkan doa Nabi Yusuf ini dan sabda beliau bahwa doa ini adalah doa orang-orang pilihan. (Hadits riwayat Ibnu Mardaweh dikutip dari Kitab Ad-Durr al-Mantsuur karya Imam Jalaaluddin as-Suyuthi as-Syafi'i (pengarang kitab Tafsir al-Jalalain))

CERITA NYATA : DAHSYATNYA DOA DAN AL FATIHAH I

Peristiwa itu terjadi pada tahun 2008. Kejadian yang membuat banyak perubahan dan pemahaman baru dalam hidupku.Sebelumnya aku yang tak perduli dengan kehidupan religi dan pentingnya dekat dengan Tuhan Maha Pencipta,mulai tersadar aku butuh Sang Pencipta setiap saat, kapanpun, di manapun.

Saat itu kehamilan istriku menginjak 5 bulan di usia pernikahan kami di bulan ke 6. Sebagai buruh pabrik aktivitas dan kesibukan fisik istriku begitu tinggi sehingga mengabaikan kondisi kehamilannya. Oleh karena itulah istriku bolak balik masuk Rumah Sakit karena kelelahan.

Dan saat usia kehamilan bulan ke 6, istriku jatuh terpeleset di pabrik dan ke esokan harinya aku bawa dia ke Rumah Sakit karena pas jatuh seperti ada air ketuban yang keluar. Ternyata benar setelah diperiksa dokter air ketuban dalam kandungan tinggal sedikit dan harus segera dilakukan tindakan operasi.

Beberapa jam kemudian operasi pun segera dilakukan. Dan lahirlah anak lelaki pertamaku dengan selamat. Alhamdullillah,istriku juga baik-baik saja.

Namun karena kelahiran anakku yang belum waktunya dan hanya dengan berat 1,8kg maka perlu dilakukan tindakan dan pengawasan medis secara khusus. Anakku harus di inkubator dan dengan selang kabel menempel di tubuhnya membuat siapapun yang melihat menjadi iba.

Awalnya aku pikir baik-baik saja.Tapi setelah 1-2 hari, kondisi kesehatan anakku menurun.Apalagi kebetulan ada beberapa bayi yang lahir berbarengan dengan anakku meninggal. Membuat aku dan keluarga mulai cemas.

Sampai pada sabtu sore, menjelang magrib Kepala perawat memanggilku dan merekomendasikan untuk membawa anakku ke Rumah Sakit yang lebih besar dan peralatan yang lebih komplit, karena kondisi anakku yang semakin kritis. Dalam kebingungan aku berembuk dengan istri dan ibu mertua yang kebetulan ada disitu. Karena pertimbangan takut malah terjadi apa-apa diperjalanan maka kami memutuskan untuk bertahan.Keputusan kami ini membuat jengkel pihak perawat.Sampai mereka mengatakan kalau tidak dibawa ke Rumah Sakit yang lebih besar anakku tidak akan bisa melewati malam itu. Aku begitu sedih, istri dan mertuaku menangis. Karena keputusan kami sudah bulat untuk bertahan, perawat menyuruh aku untuk membuat surat pernyataan tidak akan menuntut Rumah Sakit apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap anakku.
Betapa.....( bersambung )

CERITA NYATA : DAHSYATNYA DOA DAN AL FATIHAH II

Begitu sedihnya aku sampai menangis saat menandatangani surat pernyataan tersebut. Dan entah mengapa setelah itu aku berjalan tanpa tujuan pergi dari Rumah Sakit.Sepanjang perjalanan aku menangis dan berdoa untuk kesembuhan anakku,dan sepanjang perjalanan itu entah mengapa mulutku tak berhenti membaca Al Fatihah. Padahal sebelumnya aku bukanlah seorang yang ahli ibadah, sholat wajib,puasa Ramadan,ngaji pun aku tak pernah.

Setelah kurang lebih 1 km berjalan sampailah aku disebuah masjid. Tanpa pikir panjang aku langsung mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat magrib setelah entah berapa tahun aku terakhir sholat.Setelah sholat dalam tangis aku berdoa sebisaku memohon mukjizat untuk kesembuhan anakku. dan setelah berdoa tak berhenti aku baca Al Fatihah sampai terdengar azan isya.Setelah sholat Isya aku kembali ke Rumah Sakit.Disana istri ku masih menangis di ruang perawatan sementara mertuaku menunggui diruang bayi.

Dalam kesedihan aku menelpon bapak dan ibuku menceritakan kondisi anakku.pada bapak ibuku aku minta doa untuk kesembuhan anakku, dan entah mengapa aku menelpon keluarga ku yg lain, dan teman hanya untuk menyampaikan minta dibacakan alfatihah untuk kesembuhan anakku.Sementara bapak mertuaku juga minta doa dari jamaah masjid di kampung.

Malam itu aku lewati dengan perasaan cemas, khawatir, takut, sedih, dan pasrah bila terjadi apa apa terhadap anakku.Ibu mertuaku menunggui anakku di ruang bayi dan diruang perawatan istriku sepanjang malam aku berdoa dan terus membaca Al Fatihah sampai menjelang pagi aku tertidur.

Pagi itu hari Minggu aku terbangun dan begitu teringat kondisi anakku, aku langsung berlari ke ruang bayi.disana terlihat ibu mertuaku berdiri disamping dokter anak yg merawat anakku sedang memeriksa kondisi anakku. Tumben hari Minggu ada kontrol dokter pikirku, dan akupun segera bergegas mendekat. Dokter itu tampaknya keheranan melihat kondisi anakku, karena melihat kondisi terakhir kemarin begitu buruk. Dokter pun berkata pada kami bahwa kondisi anakku baik baik saja bahkan bisa dikatakan normal dan tinggal menunggu pemulihan untuk bisa rawat jalan.

Subhanallah, Alhamdullillah betapa lega dan bersyukurnya kami. Allah telah merubah suatu dalam 1 malam.

Sejak saat itu kondisi anakku semakin membaik.dan kini anakku telah berusia 10 tahun dalam keadaan sehat.

Bila aku teringat kejadian itu sungguh aku takjub dengan dahsyatnya doa dan wasilah barokah dari surat Al Fatihah. Dan sejak saat itu aku tidak lagi menyepelekan doa dan selalu mengamalkan surat Al Fatihah di setiap kesempatan.