Setiap manusia tentunya memiliki berbagai masalah, persoalan hidup. Beratnya masalah yang kita hadapi sering kali membuat kita stres, frustasi, terasa buntu harus bagaimana lagi.
Tapi sebagai orang yang beriman, tawakal dan doa adalah senjata menghadapi persoalan dan memikul beban hidup.
Karena beratnya hidup dan persoalan telah dihadapi orang orang terdahulu. Begitupun para nabi yang menjadi manusia pilihan, seperti dikisahkan dalam Hadits dari Ibnu Umar RA yang diriwayatkan Ibnu Marduwaih
Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “ Suatu ketika Nabi Yusuf AS dicampakkan ke dalam sumur,
Kemudian malaikat Jibril AS datang dan berkata," Hai Nak, siapa yang mencampakkan kau ke dalam sumur ini?"
Nabi Yusuf pun menjawab, " saudara-saudara saya,"
Jibril bertanya kembali," Kenapa?",
Dia menjawab, " mereka iri dengan curahan cinta ayah terhadap saya,"
Jibril bertanya, " Engkau ingin keluar dari sini?"
Nabi Yusuf menjawab," itu saya pasrahkan pada Tuhan Yaqub,"
Jibril kemudian berkata, " Kalau begitu bacalah doa ini,"
Malaikat Jibril pun mengajarkan doa kepada Nabi Yusuf AS, yaitu:
"Alloohumma inni as-aluka bismika wal-makhzuun al-maknuun, yaa badii'as-samaawaati wal-ardhi yaa dzal-jalaali wal-ikroom, an taghfiro lii dzunuubii wa tarhamanii, wa an taj'ala lii min amrii farojan wa makhrojaa, wa an tarzuqonii min haitsu ahtasibu wa min haitsu laa ahtasib".
Artinya :
"ya Alloh, hamba memohon kepada-Mu, berkat nama-Mu yang tersimpan dan terpelihara, wahai pencipta langit dan bumi, wahai pemilik keagungan dan kemuliaan, agar Paduka mengampuni dosa-dosa hamba dan mengasihi hamba, agar Paduka menjadikan bagi urusan hamba ini celah dan jalan keluar, dan agar Paduka memberi rezeki kepada hamba dari sumber yang hamba perkirakan maupun yang tidak hamba sangka-sangka".
Kemudian melalui rombongan kafilah yang melintas datanglah pertolongan Allah SWT. Mereka mengangkat nabi Yusuf AS yang didapatinya saat menimba air dari sumur tersebut. Begitulah jalan keluar untuk nabi Yusuf AS dari persoalan yang dihadapinya.
Rosululloh Nabi Muhammad SAW menganjurkan agar kita biasa merutinkan doa Nabi Yusuf ini dan sabda beliau bahwa doa ini adalah doa orang-orang pilihan. (Hadits riwayat Ibnu Mardaweh dikutip dari Kitab Ad-Durr al-Mantsuur karya Imam Jalaaluddin as-Suyuthi as-Syafi'i (pengarang kitab Tafsir al-Jalalain))


